Jumat, 30 Juli 2010

Ucapan menyambut Ramadhan

Tak terasa bulan suci Ramadhan sebentar lagi akan tiba,mari kita sambut bulan yg penuh Ampunan ini dengan hati yg bahagia...

Dalam kesempatan ini saya ingin berbagi ucapan(sms) dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan tahun 1431H.SebeLUM q berbagi,dari hati saya yang paling dalam saya memohon maaf atas segala dosa" saya,MARHABAN YA RAMADHAN,...
Langsung aja ya nich ada beberapa koleksi ucapan-ucapan(sms) untuk menyambut bulan suci Ramadhan silahkan di pilih


=>esok adalah hrapan,sekarang adalah pengalaman kemaren adalah kenangan,yg tak luput dari kekhilafan,mohon maaf lahir dan batin..Semoga Ramadhan kali ini lebih baik dari Ramadhan tahun lalu..AMIN




==>anak melayu mengail ikan,perahu berlabuh di tengah lautan,sambil menunggu datang nya Ramadhan jari kususun mohon ampunan,selamat membut bulan suci Ramadhan


=>mungkin hari" yg lewat telah menyisakan sebersit kenangan yg tak terlupa,ada salah dosa yg mengikuti perjalanan hari" itu.agar tak ada sesal,tak ada dendam,tak ada penyesalan mari kita sama" sucikan hati,dir,dan jiwa kita marhaban ya Ramadhan

=>tak terasa satu tahun telah terlewatkan,kini ia mengunjungi kita lagi Ramadhan Yamarhaban bulan penuh berkah,Bulan pernuh rahmad,Bulan penuh ampunan,sungguh mulia bulan suci Ramadhan,SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA



==>berharap padi dalam lesung,yg ada cuma rumpun jerami,harapan hati bertatap langsung,cuma terlayang lewat sms ini,sebelum cahaya padam,sebelum hidup berakhir,sebelum pintu tobat tertutup,sebelum Ramadhan datang,saya mohon maaf lahir dan batin



==>jika semua harta adalah racun,maka ZAKAT adalah penawar nya,jika UMUR adalah DOSA maka TAQWA dan TOBAT lah obat nya,jika seluruh bulan adalah NODA maka Ramadhanlah pemutih nya,mohon maaf lahir dan batin,selamat menunaikan ibadah puasa



==>pucuk selasih bertunas menjulang,dahan nya patah mohon di betul kan,puasa Ramadhan kembali menjelang,salah dan khilah mohon di maafkan,marhaban ya ramadhan..



==>bila hati saling terpaut,rasa cinta terjalin indah,bila salah dan khilaf telah terjadi,maka mohon maaf lahir dan batin atas kesalahan "marhaban ya ramadhan" selamat menunaikan ibadah puasa



==>gersang bumi tanpa hujan,gersang akal tanpa ilmu..
Gersang hati tanpa iman,gersang jiwa tanpa amal,Marhaban ya Ramadhan..
Selamat menunaikan ibadah puasa,mohon maaf lahir dan batin



==>seiring terbenam mentari di akhir sya'ban terbit lan kini bulan Ramadhan,pesan ini sebagai ganti jabat tangan,untuk memohon maaf dan kekhilafan,marhaban ya Ramadhan



==>gelap malamMU ku terjaga,karnaMU ku bergerak melangkah menuju mentari MU,kusambut pemberianMU dg harapan ku,dapat keridhoan MU,selamat menunaikan ibadah puasa...



==>tiada kemenangan tanpa zikrullah,tiada amal tanpa keikhlasan,tiada ampun tanpa maaf dari sesama..marhaban ya ramadhan


==>fajar ramadhan segera menghampiri dunia,selembar sutra menghapus noda,sebening embun penyejuk kalbu,sucikan hati bersih kan jiwa di bulan yg suci..
Selamat menunaikan ibadah puas



==>marhaban ya ramadhan..
Termenung ku sejenak,mengingat akan kesalahan ku yg lampau..
Andai kalian semua ada di sini sobat,maaf ku terucap dari hati yg paling dalam



==>anak kodok makan ketupat,makan ketupat sambil melompat..
Kita ketemu tidak sempat,lewat sms pun no what"...



==>cinta datang tanpa diduga..
Kasih sayang datang nya tanpa terasa..
Hati berkata tanpa dusta "Datangnya bulan Ramadhan" adalah Rahmat,marilah kita menyambut bulan ini dg cinta dan kasih sayang..



==>kembang melati sungguhlah indah..
Di tengah halaman jadi hiasan..
Harum Ramadhan tercium sudah..
Salah dan khilaf mohon di maaf kan..



==>setitik tinta jadi noda,setitik salah jadi dosa..
Bulan penuh berkah segera tiba,mari tekun ibadah di bulan puasa..
Marhaban ya Ramadhan,sambut lah dg senyuman..



==>mpok rogaye tibe" kaye..
Teman" semua met puase..

Soto tumpah harus di elapin,kalo ada salah mohon di maafin

zidan suka dandan,marhaban ya ramadhan...



=
Semoga ada manfaat nya,dan kalo teman ada yg lain kata-kata nya,ku tunggu ya..
Baca Selengkapnya...

Kamis, 29 Juli 2010

HIKMAH BULAN RAMADHAN

Tidak lama lagi kita umat muslim akan menjalan kan ibadah puasa ramadhan tahun 1431H .Dalam Al Qur'an ALLAH SWT telah berfiman "Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu sekalian puasa,sebagai mana di wajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu sekalian bertakwa"(QS AL-BAQARAH:183)

Puasa Ramadhan hukum nya fardu'ain,puasa ramadhan diisyari'at kan bertujuan untuk menyempurnakan ketaqwaan kita.Bulan ramadhan adalah bulan yang penuh Barokah,dan pada bulan ramadhan ini ada satu malam yang keutamaan beramal di dalam nya lebih baik dari pada beramal seribu bulan di bulan lain,yakni malam LAILATUL QADR.


Dari sini dapat kita liat betapa mulyanya bulan ramadhan ini di mana dalam bulan ramadhan ini kita dapat memperoleh safa'at.Dalam ramadhan ini juga menurut Abu hurairah r.a,katanya Rasulullah SAW bersabda "Apabila tiba bulan Ramadhan,di bukakan nya pintu langit di kunci pintu neraka dan di belenggu semua setan".
Di sini dapat kita liat betapa di mulya kan nya bulan Ramadhan,di mana di bukakan nya pintu langit,dan betapa suci nya bulan ramadhan ini dengan di tutup nya pintu neraka di belunggu nya setan-setan,agar kita dapat menjalan kan ibadah puasa Ramadhan ini penuh dengan kekhusuan dan dalam lindungan Allah SWT.


Rasulullah SAW pernah bersabda "Barang siapa menafkahkan dua perkara dalam jalan Allah,maka dia akan di panggil dari beberapa pintu syurga.Wahai Hamba Allah !!
Maka siapa mengerjakan shalat,ia akan di panggil melalui pintu shalat;siapa yang ikut berperan,ia akan di panggil dari pintu jihad ; siapa yang puasa,ia akan di panggil dari pintu rayyan ; dan siapa yang bersedekah,ia akan di panggil dari pintu sedekah"(Abu Hurairah r.a)


hadis di atas mempertegas kembali betapa mulya nya bulan Ramadhan,di mana barang siapa menjalan kan ibadah puasa di bulan ini telah di janjikan pintu rayyan bagi nya.

Marilah kita sambut bulan yang suci ini,dengan penuh keyakinan.Dan mari lah kita renungkan sejenak betapa mulya nya bulan ini,mari kita tingkat kan amal dan ibadah kita dalam menyongsong bulan yang suci dan penuh barokah ini.Dan jadi kanlah bulan Ramadhan ini bulan untuk meningkat kan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT.
Baca Selengkapnya...

Jumat, 23 Juli 2010

Kisah dan Sejarah Nabi Muhammad SAW

NABI MUHAMMAD
Adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus oleh Allah Swt. adalah Nabi Muhammad s.a.w. (Q.33:40). Ia dipilih menjadi nabi dan rasul pada usia 40 tahun. Ia menyampaikan risalah kenabian kepada kaumnya selama 22 tahun 2 bulan dan 22 hari. Muhammad dilahirkan di Mekah. Kakeknya, Abdul Muttalib, menamainya Muhammad (orang terpuji), sebuah nama yang belum pernah digunakan dan dikenal sebelumnya. Ketika lahir, Muhammad telah menjadi anak yatim. Ayahnya, Abdullah, wafat sebelum ia lahir. Ketika berusia 6 tahun, Muhammad sudah menjadi yatim piatu. Ibunya, Aminah binti Wahab, meninggal dunia dalam perjalanan pulang dari Yatsrib, setelah berziarah ke kuburan suaminya. Kemudian, Muhammad diasuh oleh Abdul Muttalib. Sebelum Muhammad berusia 8 tahun, kakeknya wafat. Pamannya, Abi Talib, lalu mengambil alih tanggung jawab mengasuh Muhammad.


TANDA KENABIAN NABI MUHAMMAD
Sejak bayi, tanda- tanda kenabian telah tampak pada diri Muhammad. Pada usia 5 bulan ia sudah bisa berjalan, dan pada usia 9 bulan sudah pandai berbicara. Pada usia 2 tahun, ia sudah bisa dilepas bersama anak- anak Halimah binti Abi Dua'ib, ibu susunya, untuk menggembala kambing. Pada usia inilah ia didatangi oleh dua malaikat. Mereka membuka baju Muhammad, membelah dadanya dan menyiramkan air ke dalamnya untuk mencuci hatinya agar senantiasa bersih. Kemudian mereka menutup dada Muhammad kembali tanpa bekas ataupun luka.


TAHUN GAJAH
Ada suatu peristiwa yang mendahului kelahiran Muhammad. Peristiwa itu menjadi pertanda bahwa Allah Swt. melindungi agama yang akan dibawa Muhammad. Tahun terjadinya peristiwa itu disebut Tahun Gajah, karena pada tahun itu pasukan gajah yang dipimpin Abrahah, penguasa Habasyah (kini Ethiopia), menyerbu kota Mekah untuk menghancurkan Ka'bah. Abrahah ingin mengambil alih peranan kota Mekah dengan Ka'bahnya sebagai pusat perekonomian dan peribadatan bangsa Arab. Sebelumnya, Abrahah sudah membangun al- Qulles, sebuah rumah ibadah megah di Yaman, sebagai pengganti Ka'bah.


TENTANG BUHAIRAH
Pada usia 12 tahun, Muhammad mengikuti kafilah pamannya ke Suriah. Sepanjang perjalanan di gurun, mereka dinaungi awan sehingga tidak kepanasan. Di Busra, kafilah ini bertemu dengan seorang pendeta Kristen bernama Buhairah yang meyakini bahwa Muhammad adalah calon nabi yang ditunjuk Allah Swt.


GELAR AL-AMIN
Muhammad tumbuh menjadi seorang pemuda yang jujur dan berbudi pekerti luhur. Melalui Hilful-Fudul dan kegiatannya membantu pamannya berdagang, nama Muhammad makin terkenal sebagai seorang yang terpercaya. Karena kejujurannya, ia mendapat gelar al- Amin, yang berarti orang yang terpercaya. Para pemimpin Mekah juga pernah mempercayai Muhammad untuk menyelesaikan perselisihan mereka, dengan memimpin peletakan Hajar Aswad, saat perbaikan Ka'bah yang rusak akibat banjir.


ORGANISASI HILFUL-FUDUL
Pada usia 15 tahun, saat terjadi Perang Fijar antara suku Kuraisy dan suku Hawazin, Muhammad membantu mempersiapkan anak panah untuk paman- pamannya yang hendak berperang. Akibat perang ini, para pemimpin beberapa suku Kuraisy mengadakan rapat untuk menetapkan aturan perlindungan untuk mencegah kelaliman terhadap penduduk kota maupun pendatang asing. Mereka sepakat membuat sebuah organisasi bernama Hilful-Fudul (persekutuan kebajikan). Lembaga ini bertugas membantu orang miskin dan teraniaya. Muhammad ikut dalam lembaga ini saat berusia 20 tahun. Di lembaga ini, sifat kepemimpinannya mulai tampak.


KHADIJAH r.a
Pada usia 25 tahun Muhammad menikah dengan Khadijah binti Khuwailid yang berusia 40 tahun. Khadijah adalah seorang pengusaha yang mempercayai Muhammad untuk menjajakan dagangannya ke Suriah. Karena kejujuran Muhammad, Khadijah menaruh hati padanya dan menikahinya. Pasangan Khadijah- Muhammad dikaruniai 2 putra (Qasim serta Abdullah) dan 4 putri (Zainab, Rukayyah, Ummu Kalsum, dan Fatimah). Khadijah adalah wanita pertama yang masuk Islam. Ia meninggal pada usia 65 tahun, setelah 25 tahun menikah dengan Muhammad.


UMMUL MUKMININ (ISTRI-ISTRI NABI MUHAMMAD)
1. Khadijah binti Khuwailid
2. Saudah binti Zam'ah
3. Aisyah binti Abu Bakar as-Siddiq
4. Zainab binti Huzaimah
5. Juwairiyah binti Haris
6. Sofiyah binti Hay
7. Hindun binti Abi Umaiyah
8. Ramlah binti Abu Sufyan
9. Hafsah binti Umar bin Khattab
10. Zainab binti Jahsyi
11. Maimunah binti Haris


RIWAYAT NABI MUHAMMAD
Kisah Muhammad sangat banyak disebut dalam Al- Qur'an. Nama Muhammad disebut 4 kali dan dijadikan salah satu nama surat ke-47, yang diambil dari perkataan Muhammad pada ayat ke-2. Adapun nama Ahmad disebut sekali. Riwayat Muhammad diketahui melalui penuturan para sahabat dan ditulis oleh banyak ahli dari berbagai disiplin ilmu. Oleh Michael H. Hart, penulis buku Seratus Tokoh yang paling Berpengaruh dalam Sejarah, Muhammad ditempatkan pada urutan pertama orang yang berpengaruh dalam sejarah manusia.


WAHYU PERTAMA NABI MUHAMMAD
Menjelang usia 40 tahun, Muhammad sering menyendiri dan bertafakur di Gua Hira. Gua ini terletak di Bukit Hira, sekitar 6 km di sebelah timur laut kota Mekah. Tingginya 155 cm dan bisa memuat 4 orang. Di gua ini Muhammad beribadah sepanjang Ramadan. Di gua ini pula Muhammad menerima wahyu pertamanya pada tanggal 17 Ramadan 12 SH/6 Agustus 610 M. Malaikat Jibril menemui dan menyuruhnya membaca wahyu Allah (Q.96:1-5).


DAKWAH NABI MUHAMMAD
Ada dua tahap dakwah yang dilakukan Muhammad. Pertama, dakwah secara diam-diam selama 3 tahun. Keluarga dan sahabat Nabi yang masuk Islam pada tahap ini antara lain Khadijah, Abu Bakar as-Siddiq, dan Ali bin Abi Talib. Kedua, dakwah secara terang-terangan, yang dilakukan Nabi setelah turun perintah Allah (Q.15:94). Dakwah ini berlangsung hingga Nabi wafat. Banyak sahabat yang memeluk Islam pada masa ini, antara lain Umar bin Khattab dan Usman bin Affan.


AKSI MENENTANG DAKWAH
Kaum musyrik Kuraisy tak mampu menghentikan dakwah Muhammad. Berbagai cara mereka lakukan, tapi hasilnya tetap nihil. Mereka lalu mengutus 10 orang untuk menemui Abi Talib dan meminta agar ia mau membujuk keponakannya berhenti berdakwah. Namun Muhammad menolak permintaan tersebut. Melihat keteguhan hati Muhammad, Abi Talib akhirnya mendukung keputusan keponakannya itu dan berjanji untuk selalu melindunginya dari ancaman orang Kuraisy.


TAHUN DUKA CITA
Muhammad benar-benar sedih ketika Abi Talib yang menjadi pelindung utamanya wafat pada bulan Ramadan 2 SH, dalam usia 87 tahun. Belum hilang kesedihannya, Khadijah, istrinya yang ia cintai dan selalu mendampinginya dalam perjuangan, juga meninggal dunia. Muhammad sangat sedih dengan wafatnya kedua orang yang menjadi pembela risalahnya itu. Karena itu, tahun ke- 10 kenabian ini disebut 'Am al-Huzn (tahun duka cita).


ISRA MIKRAJ NABI MUHAMMAD
Pada tahun ke-10 kenabian, terjadi peristiwa Isra Mikraj. Allah Swt. memperjalankan Nabi Saw. pada malam hari (Isra) dari Masjidilharam di Mekah ke Masjidilaksa di Yerusalem, kemudian membawanya naik (mikraj) ke langit agar bisa menyaksikan kekuasaan Allah Swt. (Q.17:1). Dalam kesempatan mi'raj itulah Nabi menerima perintah dari Allah Swt. berupa kewajiban menjalankan salat lima waktu.


TA'IF
Gangguan kaum Kuraisy terhadap Muhammad semakin menjadi-jadi setelah paman dan istrinya wafat. Pada bulan Syawal tahun ke-10 kenabian, Muhammad pergi ke luar kota Mekah menuju Ta'if (65 km sebelah tenggara Mekah) bersama anak angkatnya, Zaid bin Harisah, untuk menyebarkan dakwah. Selama sepuluh hari, Nabi Saw. menemui para pemuka Bani Saqif. Namun kehadiran Nabi di sana ditolak oleh mereka.


IKRAR AQABAH
Suatu saat Nabi bertemu dengan enam orang suku Aus dan Khazraj dari Yatsrib. Nabi menggunakan kesempatan ini untuk memperkenalkan agama Islam. Mereka pun lalu menyatakan masuk Islam di hadapan Nabi. Setelah pulang ke Yatsrib, mereka memberitahukan hal tersebut kepada penduduk lainnya. Pada musim haji berikutnya, datanglah delegasi suku Aus dan Khazraj menemui Nabi di Aqabah. Mereka menyatakan ikrar kesetiaan kepada Nabi, yang kemudian dikenal dengan Ikrar Aqabah. Mereka juga meminta agar Nabi bersedia pindah ke Yatsrib untuk menghindari gangguan orang Kuraisy. Mereka berjanji akan membela Nabi dari segala ancaman.


RENCANA MEMBUNUH NABI
Sebelum hijrah ke Yatsrib, kaum Kuraisy berencana membunuh Nabi. Tapi rencana jahat itu ketahuan sebelum terlaksana. Ketika mereka mengepung rumah Nabi, mereka hanya menemukan Ali bin Abi Talib di tempat tidur Nabi, sementara Nabi dan Abu Bakar sudah pergi. Ketika kaum Kuraisy mengejar, Nabi dan Abu Bakar bersembunyi di Gua Sur. Setelah aman barulah mereka melanjutkan perjalanan ke Yatsrib.


HIJRAH KE MADINAH
Dua belas tahun sudah Nabi berdakwah, tapi kaum Kuraisy tetap belum mau menerima risalah kenabiannya. Maka Nabi hijrah ke Yatsrib. Setelah Nabi hijrah, kota Yatsrib kemudian dikenal dengan sebutan Madinah an-Nabi (kota Nabi) atau Madinah al- Munawwarah (kota yang bercahaya).


MASJID QUBA
Sebelum sampai di Madinah, Nabi dan Abu Bakar singgah di Quba, sebuah desa yang jaraknya 10 km dari Madinah. Nabi tinggal di sana selama beberapa hari, sambil menunggu kedatangan Ali bin Abi Talib dari Mekah. Di desa ini, Nabi membangun Masjid Quba. Inilah masjid pertama yang dibangun oleh Nabi Saw. sebagai pusat peribadatan. Peristiwa ini terjadi pada tahun ke-12 kenabian Muhammad.


PIAGAM MADINAH
Di Madinah, Nabi memimpin penataan dan peletakan dasar- dasar kehidupan bagi kaum muslim dan penduduk Madinah dalam beberapa langkah. Pertama, mempererat tali ukhuwah Islamiah (persaudaraan Islam) antara kaum Muhajirin dan Ansar yang sudah masuk Islam. Kedua, membangun Masjid Nabawi, sebagai tempat untuk mewujudkan rasa persaudaraan itu. Ketiga, mengikat tali persaudaraan dengan komunitas lain yang tidak beragama Islam, yaitu kaum Yahudi, Nasrani, dan Majusi. Ikatan hubungan itu terwujud dalam perjanjian yang disebut dengan Misaq Madinah (Piagam Madinah). Dengan dasar-dasar itu, masyarakat Madinah bisa disebut sebagai sebuah negara, dengan Nabi Muhammad sebagai kepala negara.


IZIN PERANG
Kendati Nabi dan pengikutnya sudah hijrah ke Madinah, orang Kuraisy terus mengganggu mereka. Sementara itu kaum Yahudi di Madinah iri melihat kondisi militer, politik, dan ekonomi kaum muslim semakin baik. Mereka lantas bersekongkol dengan kaum Kuraisy untuk melumpuhkan kaum muslim. Karena kaum muslim semakin terancam, Allah mengizinkan mereka untuk berperang (Q.22:39-41). Setelah mendapat izin Allah Swt., Nabi dan kaum muslim lalu memerangi orang Kuraisy dan Yahudi. Ada beberapa peperangan yang dipimpin Nabi, misalnya Perang Badr, Perang Uhud, Perang Khandaq (parit), dan Fath Makkah.


PERJANJIAN HUDAIBIYAH
Pada tahun ke-6 hijrah, Nabi bermimpi memasuki kota Mekah dan bertawaf (mengelilingi Ka'bah). Mimpi itu disampaikan kepada para sahabat. Saat itu pula, Nabi mengumumkan kepada kaum muslim untuk menunaikan ibadah haji di Mekah. Namun kaum musyrik Kuraisy menghalang- halangi mereka. Kaum Kuraisy kemudian mengutus Suhayl bin Amr untuk bertemu dengan Nabi dan membuat perjanjian perdamaian. Nabi dan Suhayl menyepakati syarat- syarat perdamaian itu. Kalimat perjanjian ditulis oleh Ali bin Abi Talib, atas perintah Nabi. Perjanjian itu dikenal dengan nama Perjanjian Hudaibiyah.


ISI PERJANJIAN HUDAIBIYAH
Kaum muslim dan kaum Kuraisy mengadakan gencatan senjata selama 10 tahun. Jika ada kaum Kuraisy yang menyeberang ke pihak Nabi tanpa seizin walinya, ia harus dikembalikan kepada mereka, tapi jika pengikut Muhammad menyeberang ke pihak musyrik Kuraisy, ia tidak akan dikembalikan kepada Muhammad. Kabilah-kabilah Arab bebas bersekutu dengan Muhammad ataupun dengan orang Kuraisy. Pada tahun tersebut (6H), Nabi dan rombongan harus kembali ke Madinah dan tidak boleh masuk ke Mekah. Mereka juga harus menunda ibadah haji hingga tahun berikutnya, dengan syarat tidak akan tinggal di Mekah lebih dari tiga hari dan tidak membawa senjata selain pedang di dalam sarungnya.


'UMRAH AL-QADA'
Setahun setelah Perjanjian Hudaibiyah ditandatangani, Nabi dan kaum muslim dapat memasuki kota Mekah untuk beribadah haji di Ka'bah. Kaum musyrik Kuraisy membiarkan mereka tinggal di Mekah selama tiga hari. Kesempatan ini digunakan oleh Nabi dan kaum muslim untuk menunaikan umrah, yang disebut 'Umrah al-Qada', pengganti umrah yang tidak terlaksana pada tahun sebelumnya karena dilarang kaum musyrik Kuraisy.
PENYEBARAN ISLAM
Perjanjian Hudaibiyah menciptakan suasana tenang dan aman. Enam bulan setelah perjanjian itu Nabi berdakwah kepada para penguasa di sekitar Arab, dengan cara mengirimkan surat, antara lain kepada penguasa Iran, Mesir, Abessinia, Persia dan Romawi (Bizantium). Surat Nabi seluruhnya berjumlah sekitar 105 buah. Namun, tidak semua teks surat itu disalin lengkap. Surat itu berisi seruan untuk masuk Islam. Setiap surat dicap dengan stempel dari perak yang diukir dengan tiga baris kata: Muhammad, Rasul, Allah.


FATH MAKKAH
Suatu saat kaum Kuraisy melanggar Perjanjian Hudaibiyah dengan membantu sekutu mereka menyerang sekutu kaum muslim. Mengetahui hal itu, Nabi segera menyiapkan sepuluh ribu pasukan muslim untuk berangkat ke Mekah. Pasukan muslim memasuki kota Mekah tanpa perlawanan dari kaum Kuraisy. Peristiwa itu disebut Fath Makkah (pembebasan Mekah). Di Mekah, Nabi menghancurkan berhala-berhala di sekeliling Ka'bah. Setelah itu Nabi menyuruh Bilal menyerukan azan dari atas Ka'bah. Kemudian mereka mendirikan salat berjemaah dengan dipimpin oleh Rasulullah Saw.


HAJI WADA'
Pada tahun ke-10 Hijrah, Nabi menunaikan ibadah haji. Beliau berangkat ke Mekah pada 28 Zulkaidah, setelah menunjuk Abu Dujanah sebagai wakilnya di Madinah. Pada 4 Zulhijah, Nabi tiba di Mekah, dan langsung masuk ke Masjidilharam melalui pintu Bani Syaibah, serta melakukan tawaf dan sai. Pada 8 Zulhijah, Nabi berangkat ke Mina dan tinggal di sana hingga terbit fajar. Pada pagi hari 9 Zulhijah, Nabi berangkat ke Arafah dengan diikuti oleh sekitar 100.000 jemaah. Pada ibadah haji wada' (wadak) ini turun firman Allah Swt. (Q.5:3) yang menandakan bahwa Allah Swt. telah menyempurnakan agama Islam kepada umat-Nya dan telah mencukupkan nikmat- Nya. Perjalanan haji ini kemudian disebut Haji wadak (haji perpisahan), karena beberapa bulan setelah ibadah haji itu Nabi wafat.


WAFAT
Dua bulan setelah menunaikan ibadah Haji Wadak, Nabi menderita demam. Badannya mulai lemah. Meskipun demikian ia tetap memimpin salat berjemaah. Namun setelah merasa sangat lemah, ia menunjuk Abu Bakar menjadi penggantinya sebagai imam salat. Setelah beberapa hari sakit, Nabi dipanggil ke haribaan Allah Swt. pada tanggal 12 Rabiulawal 11 H atau 8 Juni 632 M. Nabi wafat dalam usia 63 tahun. Abu Bakar as-Siddiq kemudian ditunjuk oleh kaum Muhajirin dan Ansar sebagai Khalifah ar-Rasul (pengganti Rasul).


UMMUL MUKMININ
Setelah Khadijah wafat, Muhammad menikah lagi sepuluh kali. Kesebelas istri Nabi disebut Ummul Mukminin (ibu orang- orang beriman). Nabi menikahi para wanita tersebut karena beberapa alasan, antara lain untuk melindunginya dari tekanan kaum musyrik, membebaskannya dari status tawanan perang, mengangkat derajatnya, dan menciptakan perdamaian dengan suku dari wanita yang dinikahi oleh Nabi.


NABI MUHAMMAD SAW.
570 Lahir di Mekah pada tanggal 12 Rabiulawal Tahun Gajah atau tanggal 20 April
595 Menikah dengan Khadijah binti Khuwailid
610 Menerima wahyu pertama
617 Tahun Duka Cita ('Am al-Huzn). Abi Talib dan Khadijah wafat
619 Berdakwah ke Ta'if
621 Isra Mikraj
622 Hijrah ke Madinah
624 Perang Badr
625 Perang Uhud
626 Perang Khandaq
628 Perjanjian Hudaibiyah
629 Menunaikan 'Umrah al-Qada'
630 Pembebasan kota Mekah oleh kaum muslim
631 Tahun Perutusan ('Am al-Bi'sah). Beberapa tokoh dan delegasi dari berbagai penjuru datang untuk menyatakan keislaman mereka
632 Haji Wada'. Nabi Muhammad wafat pada tanggal 12 Rabiulawal 11 H atau tanggal 8 Juni.


MUKJIZAT
Nabi Muhammad dikaruniai sekitar 50 mukjizat. Dari sekian banyak mukjizat itu, Al- Qur'an merupakan mukjizat Nabi yang paling besar pengaruhnya bagi Islam dan dijadikan pegangan hidup bagi setiap muslim. Tidak ada yang dapat menyamai isi Al- Qur'an hingga kini (Q.11:13). Mu'jizat-mu'jizat Nabi yang lain, misalnya: Nabi dapat mengetahui isi hati lawan, tubuhnya menebarkan bau harum, bumi patuh atas perintahnya, dan Nabi bisa mengeluarkan susu dari seekor kambing kurus.
Baca Selengkapnya...

Minggu, 18 Juli 2010

penyiaran menurut pandangan islam

Maraknya tayangan mistis
di sejumlah televisi yang mendorong masyarakat tertarik untuk menggunakan
cara-cara mistis yang jauh dari akal sehat.Marilah kita sebagai generasi
muda menyelamatkan diri kita dari gaya hidup mistis atau mengejar kesenangan hidup duniawi
tanpa akal sehat serta melalui jalan pintas. .

Jika ingin menjadi bangsa maju, kata SBY, harus belajar dengan keras. Kalau
melalui mistik, maka kalau ada masalah tidak dipecahkan dengan akal dan
nalarnya sambil mohon rida Tuhan, melainkan ke dukun dan ini dapat menimbulkan ke musrikan. Itu jelas berbahaya.

Tayangan mistis di televisi sudah lama menimbulkan kekecewaan pada masyarakat
yang kuat rasa keagamaannya. Hal itu bisa mengakibatkan pendangkalan keimanan
kepada Tuhan Yang Maha Esa. Melalui dukun mistis, manusia tidak lagi memohon
kepada Tuhan melainkan kepada makhluk halus dengan cara manipulasi sang dukun
yang umumnya bertentangan dengan akal sehat. Memohon kepada makhluk halus,
menurut pandangan Islam termasuk musyrik.Dan sifat musrik adalah temasuk dosa besar.

Hal lain yang juga meresahkan adalah maraknya adegan yang menurut etika
ketimuran dipandang porno. Demikian juga adegan kekerasan, pemakaian busana
supermini, minum minuman keras, perjudian, dan seks bebas, yang dipertontonkan
sebagai kebiasaan yang sudah membudaya di dunia Barat.Ini jelas bertentangan dengan ajaran islam.

Jika para pemimpin bangsa, para pemuka agama dan para pendidik tidak segera
menangkal arus budaya Barat yang negatif itu, maka pada saatnya nanti apa yang
disebut sebagai "kepribadian Indonesia sendiri'' akan sirna.



Beberapa tokoh masyarakat telah memberikan komentar tentang kondisi masyarakat
yang dilanda kemerosotan moral. Di antaranya, KH Drs.Hasyim Muzadi ( Ketua Umum
PB NU ) menyatakan, keterpurukan bangsa kita sudah sempurna. Prof Dr HA. Syafi
Ma'arif (mantan Ketua PP Muhammadiyah) menyatakan kemerosotan moral bangsa kita
nyaris sempurna. Prof Dr Damardjati Supadjar menyatakan, kita telah memasuki
zaman Kala Bendu, kemerosotan budi pekerti merajalela, berbagai macam musibah
menimpa bangsa kita silih berganti. Ki dalang sering menceritakan, Kali ilang
kedhunge, pasar ilang kumandhange, wang wadon ilang wirange. Ditambahkan, "jika
pornografi dan pornoaksi sudah menjadi makanan sehari-hari, lihat saja nasib
bangsa kita''.

Menurut lembaga Political and Economic Consultancy, negara Indonesia terkorup
nomor satu di Asia. Associated Press memberitakan, Indonesia negara terkorup
nomor enam di dunia. Negara kita juga merupakan negara paling porno nomor dua
di dunia sesudah Rusia dan Swedia.Padahal mayoritas bangsa kita adalah pemeluk agama.Memperhatikan fenomena tersebut seharusnya
para pemuka masyarakat, pemuka agama, para pendidik, dan para pengelola media
massa tergugah hatinya untuk mengambil langkah positif guna membenahi dan
meningkatkan kualitas untuk menjadi bangsa bermartabat dan terhormat.

Di antara aspek kehidupan bangsa kita yang perlu segera dibenahi adalah sikap
mental dan moralitas bangsa. Kita ingat pada pernyataan proklamator kemerdekaan
Indonesia, Bung Karno, bahwa kita harus mengutamakan nation and character
building. Langkah ini harus diiringi dengan pembenahan dalam aspek kehidupan
yang lain, seperti : ekonomi, politik, sosial, budaya, dan lain-lain.

Terbitnya UU No 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran tidak lain adalah untuk
mengarahkan, menata, dan mengawasi isi siaran media elektronik, agar lembaga
penyiaran tersebut membimbing masyarakat ke arah memperkukuh integrasi
nasional, meningkatkan iman dan takwa, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan
memajukan kesejahteraan umum.



Dalam era informasi ini media massa mempunyai pengaruh yang sangat besar
terhadap pembentukan sikap
mental dan moralitas bangsa. Dengan kemajuan teknologi komunikasi,
informasi tentang berbagai hal, yang baik maupun yang buruk, dapat mencapai
masyarakat yang sangat luas sampai ke pelosok pedalaman. Oleh karena itu para
pengelola media massa, khususnya penyelenggara penyiaran televisi dan radio,
diharapkan mampu menjalankan fungsinya secara proporsional dan bertanggungjawab
dalam rangka ikut serta mewujudkan masyarakat yang beragama,maju, sejahtera, dan beradab.

Dalam kenyataannya sering terjadi fungsi itu tidak berjalan seimbang. Fungsi
menghibur sering lebih menonjol karena dorongan berbagai kepentingan, di
antaranya kepentingan bisnis, sehingga fungsi pendidikan kadang terdesak atau
terkalahkan.Tentu hal ini sangat berpengaruh untuk kemajuan generasi muda.Apa lagi sekarang dapat kita liat,dalam film yang bergenre generasi muda,sangat meresahkan.Dimana dalam segi berpakaian hampir slalu menampakan aurat nya,dan dalam tutur kata tidak lagi mengandung unsur budaya malu.Tentu hal ini sangat bertolak belakang dengan budaya nenek moyang kita.

Dalam kondisi demikian itulah kita perlu acuan bentuk seperangkat etika
penyiaran, yang di antara sumbernya adalah dari ajaran agama. Prinsip etika
penyiaran menurut pandangan Islam di antaranya sdalah sebagai berikut :

Satu, menggunakan cara yang bijaksana (hikmah). Dalam menyiarkan informasi,
baik informasi keagamaan

hendaknya dengan cara yang bijaksana (AIquran Surat An-Nahl ayat 125). Yang
dimaksud dengan hikmah dalam konteks ini adaiah memperhatikan waktu, tempat,
dan kondisi masyarakat, termasuk frame of reference mereka. Dua, dengan
pelajaran/ pendidikan yang baik. ,

Isi siaran hendaknya mengandung nilai pendidikan yang baik, mendorong manusia
untuk maju, hidup saleh, sejahtera, memiliki budi pekerti yang luhur, dan
lain-lain sifat yang mulia, sebagaimana tersirat pada ayat di atas. Tiga,
bertukar pikiran.

Sesuai ayat di atas, orang menyampaikan informasi bisa juga dilakukan melalui
tukar pikiran (diskusi) dengan cara yang baik, misalnya melalui talks show.
Empat, menyampaikan berita/informasi yang benar.

Berita /informasi yang disampaikan kepada masyarakat hendaknya sesuatu yang
benar, yang bersih dari penipuan dari kebohongan. Oleh karena itu para peliput
berita /informasi hendaknya bertindak teliti dalam melaksanakan tugas
jurnalistiknya. Kalau ada informasi yang belum jelas hendaknya diklarifikasi
(Alquran Surat AI-Hujurat ayat 6). Lima, memberikan hiburan dan peringatan.

Menyampaikan informasi keagamaan atau pun informasi umum, hendaknya ada aspek
hiburannya. Di samping itu hendaknya juga disertai peringatan kepada audiens
agar jangan sampai melakukan perbuatan tercela, atau melanggar aturan yang
berlaku (Alquran Surat Al-Baqarah ayat 119). Enam, dilarang memfitnah.

Fitnah adalah ucapan, tulisan, atau gambar yang menjelekkan orang lain, seperti
menodai nama baik, atau merugikan kehormatan orang lain. Islam melarang
perbuatan memfitnah (Alquran Surat Al-Baqarah ayat 191). Tujuh, dilarang
membuka/ menyiarkan aib orang lain.

Dalam acara infotainment diungkap rahasia pribadi dari para selebritis, yang
tidak jarang dibeberkan kejelekan mereka.Sekarang dapat kita liat dimana hampir setiap stasiun televisi slalu menayangkan berita tentang artis tersandung masalah perceraian,atau ada yang ngerebut suami orang,dan sekarang yang sangat di beritakan adalah,kasus vidio vorno ariel.Jelas hal ini dapat berpengaruh dalam pembentukan moral bangsa kita.Padahal berita ini semua tidak ada manfaat nya. Dalam sebuah Hadis, Nabi melarang
penyampaian informasi yang demikian (ghibah), kecuali untuk mengungkap
kezaliman. Delapan, dilarang mengadu-domba.

Nabi juga melarang perbuatan mengadu-domba (namimah) antara
seseorang/sekelompok orang dengan orang/ kelompok orang lain, karena dapat
menimbulkan perpecahan dan mala petaka lainnya.

Sembilan, menyuruh berbuat baik dan mencegah berbuat jahat. Intisari yang
seharusnya menjiwai seluruh kegiatan komunikasi adalah menyuruh orang untuk
berbuat kebaikan dan mencegah mereka dari perbuatan jahat, yang dikenal dengan
istilah amar makruf nahi munkar (Alquran Surat Ali lmran ayat 104). Termasuk
perbuatan munkar adalah menyiarkan hal-hal yang bersifat pornografi dan
pornoaksi. Dewan Pimpinan MUI Pusat, Jakarta, dalam fatwanya No 287 Tahun 2001
antara lain menyatakan : Menggambarkan, secara langsung atau tidak langsung,
tingkah laku secara erotis, baik dengan lukisan, gambar, tulisan, suara,
reklame, iklan, maupun ucapan, baik melalui media cetak maupan elektronik yang
dapat membangkitkan nafsu birahi adalah haram.
Baca Selengkapnya...

Selasa, 13 Juli 2010

Belajar dari Semut

Sesungguh nya di dalam kehidupan semut terdapat pelajaran yang sangat berarti bagi umat manusia.Yaitu pelajaran tentang,kesabaran,keteguhan,ketekunan,dan kesinambungan dalam usaha untuk mencapai tujuan.Ungkapan ini tidak berlebihan,karena semut senantiasa mengulangi usahanya berkali-kali hingga tercapai tujuan nya.

Maha suci Allah yang telah menciptakan semut sedemikian rupa.Begitu besar hikmah yang dapat dari hewan kecil ini,hingga ALLAH SWT mengabdikan nya menjadi nama sebuah surat dalam alquran,yaitu surat An-Nami(semut).Sifat di atas adalah sifat seorang muslim sejati.

Seorang Muslim akan senantiasa berusaha sekuat tenaga untuk mencapai tujuan nya.ia akan selalu sabar,teguh,dan tekun tanpa mengenal kata lelah.Kegagalan tidak lah akan menyurut kan semangat seorang muslim untuk tetap menggapai apa yang di tuju.

Karena ia yakin bahwa keberhasilan dan kegagalan seseorang berada di tangan Allah SWT.Dalam Alquran di sebut kan tentang nabi yusuf."Dan janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah.Sesungguh nya tiada beputus asa dari rahmat Allah,melainkan kaum yang kafir."(QS Yusuf(12):87)

Rasulullah SAW pun memberikan suatu keteladanan yang luar biasa dalam hal keteguhan untuk mencapai tujuan.Sejarah telah menerangkan bagaimana ketegaran dan keteguhan Nabi Muhammad SAW ketika menyeru islam kepada kaum kafir Quraisy.Berbagai godaan,hinaan,ancaman yang di hadapkan kepada beliau tidak lah mampu menyirnakan keteguhan dalam berdakwah.Bahkan,Nabi Muhammad SAW mengucapkan "seandainya matahari di tangan kananku dan bulan di tangan kiriku,aku tidak akan berhenti berdakwah".
Baca Selengkapnya...